4 Dollar untukmu Bung

Saturday, April 14, 2012

Palu The Main Channel Distribution in Indonesia

Dalam konsepsi Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, Palu telah ditetapkan menjadi pusat kegiatan nasional. Dalam konsep MP3I Kordior IV, Palu menjadi koridor industri. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, Palu dicadangkan sebagai salah satu KEK.

Itulah yang kemudian, Pemerintah Nasional menetapkan Palu sebagai The Main Channel Distribution in Asia Pasific. Sebelumnya disepakati Palu sebagai Red Line of Indonesia, karena posisinya yang berada di tengah-tengah Indonesia sehingga dapat menghubungkan ke seluruh wilayah yang lebih dekat.

Penetapan itu, seiring dengan perjuangan Pemerintah Kota Palu dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah  untuk Kawasan Ekonomi Khusus Palu. Untuk kepentingan itu, Pemerintah daerah  menyiapkan lahan seluas 1500 hektar di Palu Utara untuk kawasan itu. Bahkan, anggaran daerah sekitar Rp70 miliar telah siap untuk pembangunan infrastruktur dasar di kawasan itu seperti jalan, air bersih, listrik dan lainnya. (banyak tuh proyek infrastrukturnya.... bisa ikut tender tuh teman-teman... hehehehe).

Pemerintah Kota Palu begitu getol berjuang untuk penetapan KEK di Palu, karena dengan pertimbangan geo strategis Indonesia, posisi Palu dan Sulawesi Tengah, dilalui jalur perdagangan laut internasional yaitu Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI)  II.  Kemudian dari 12 provinsi di Kawasan Timur, delapan di antaranya berbatasan langsung dengan Palu dan Sulawesi Tengah.  Palu juga ditunjang dengan pelabuhan yang terbaik di Indonesia. Pelabuhan Pantoloan Palu, adalah satu-satunya pelabuhan di Indonesia yang dapat  disinggahi kapal-kapal  bertonase besar, sampai 500 ribu ton, karena memiliki  kedalaman 120 meter. Posisi kolamnya  sekitar 19 meter, kemudian kalau ditarik ke depan lagi sekitar 10 meter dapat mencapai 90 sampai 120 meter, dan sedikit lagi  ke depan  mencapai hingga 200 meter dan ke tengahnya, kedalamannya hingga  500 meter. Hanya Pelabuhan Pantoloan Palu yang memiliki karakteristik seperti itu. 

Selain itu,   tidak ada wilayah di Indonesia Timur yang dapat menghubungkan kawasan timur dan kawasan barat hanya dalam waktu tempuh 1 jam. Ke Parigi untuk menembus Kawasan Timur Indonesia lewat jalur non tol, hanya ditempuh dalam waktu hanya 45 menit. Dari Parigi ke Ambon hanya 1200 kilometer, ke Ternate hanya 1100 kilometer  dan  ke  sorong hanya 1300 kilometer. Ke China hanya sekitar 1200 kilometer. Artinya,  kalau jalur ini yang digunakan sebagai jalur distribusi barang, maka akan terjadi efisiensi yang sangat besar.

Oleh karena itu,  ada 57 perusahaan besar  yang sudah siap merelokasi pabriknya ke Palu, karena pertimbangan jarak tempuh ke beberapa kawasan timur Indonesia dan ke luar seperti Korea, China dan Jepang yang dekat dari Palu.

Ke 57 perusahaan itu antara lain bergerak di bidang industri hilir, karena melihat potensi pasar indonesia timur dan geo strategis itu, hingga Industri pengolahan sampai manufaktur, antara lain industri keragenan, kakao, karbon aktif, pupuk organik, perakitan mobil,  smelter/metalurgi industri, herbal medicine industri, packaging dan labeling, yang nilai investasi hanya dari keseluruhannya mencapai sekitar Rp. Lebih dari Rp30 triliun.

Antara lain perusahaan itu adalah Kumho Petrokimia & Group (PMA), PT Suwastama & Group (PMDN), PT Multistrada Arah Sarana & group (PMDN), PT Aplus Pasifik dan Group (PMA-PMDN), Barito Pasific & group, PT Intraco Penta.Tbk & group, PT Big  Trade  Inc. California  & Group dan masik banyak lain perusahaan lainnya. Semuanya sudah menyatakan siap masuk ke Palu. Mereka  sudah menandatangani kesediaannya untuk segera merelokasi pabriknya  ke Palu, bahkan mereka pula yang mendesak Dewan Nasional KEK untuk segera menetapkan Kawasan Ekonomi Khusus di Palu.

Lantas bagaimana kesiapan daerah. Tenang saja,  Pemerintah Daerah telah menyiapkan daya dukung  sumber daya manusia, dengan mendirikan sekolah kejuruan sebanyak 60 persen dari total sekolah, dan 40 persen sekolah umum. Pemda juga telah membangun Politeknik, dan bekerjasama dengan PT Jababeka untuk memberikan beasiswa kepada 95 anak-anak Palu untuk kuliah di President University di Kawasan Jababeka, Cikarang, Bekasi.

 Pemerintah daerah juga,  tengah menyiapkan pengembangan Balai Latihan Kerja. Dalam satu angkatan nanti akan menghasilkan 4 ribu orang. Mereka ini akan  merespon lapangan kerja yang akan terbuka secara signifikan, sekaligus itu dapat menyelesaikan beban yang ada di Jawa, karena konsep Pemerintah Nasional, persebaran industri ada di luar Jawa.

Daya dukung lainnya,  pemerintah daerah tengah menyiapkan masterplane mengenai  sekolah internasional, rumah sakit internasional dan sarana wisata yang berskala internasional. Penetapan KEK akan dilakukan pada Juni 2012, dan diperkirakan Peraturan Pemerintah akan diteken pada November 2012. Dengan begitu, maka KEK Palu menjadi salah satu  kawasan industri baru di Indonesia. Kita sedang menuju kesana.

 
Boy Hamdani
024-7060.9694 (flexy)
hope 4 the best n prepare 4 the worst
knowing is nothing without applying

0 Comments:

3 Dollar untukmu Bung